Pengen tebar pesona? Tapi apa daya kantong
tak sampai? Jangan takut. Tampil mewah buat
menarik perhatian bukan berarti kamu harus
pake baju keluaran butik dan menghabiskan
uang untuk beli barang Kw-1 Hongkong.
Nah
ada beberapa trik yang gw warisi dari my dear babeh. Doski bisa melenggang pede di
depan temen-temennya yang notabene
petinggi negara atau pengusaha terkenal,
dengan modal yang masuk akal.
Coba luangkan waktu untuk:
1. Datangi pusat perbelanjaan di saat
season sale gila-gilaan. Saat menjelang
hari raya seperti Lebaran, Natal, dan
Tahun Baru adalah saat yang tepat.
Lebaran dan Natal tentunya setiap toko
menawarkan diskon dan Tahun Baru adalah waktunya toko untuk
menyingkirkan stok lama supaya
barang baru bisa masuk. Jangan ragu-
ragu untuk keluyuran survey harga.
Lebaran kemaren bokap menemukan
kemeja keren bermerk di Ciwalk Bandung, dengan harga sekitar 200
ribu lebih murah dari harga di mal
Jakarta, padahal barangnya sama. Dan
gw sendiri dapet LBD (little black dress)
model kemben yang harganya tiga
puluh ribu rupiah, tanpa cacat.!
2. Jangan sering-sering belanja di tempat
kayak ITC kalo tujuanmu ingin terlihat
mewah. Barang ITC memang bagus dan
terjangkau, sayangnya, jarang yang
terlihat mewah dalam artian
sebenernya karena dijual dalam jumlah besar dan ‘terlalu’ mengikuti selera pasar yang biasanya dimotori majalah
remaja cewek mayoritas. Sowry … yang ada malah berkesan murah sekalipun
kamu ngotot harganya mahal.
3. Beli baju yang pas dan memberi nilai
tambah kalo kamu pakai. Cari yang
terbuat dari bahan katun murni, atau
satin. Sutera memang bagus, tapi cara
pembuatannya yang mengerikan bikin
gw menghindari bahan yang satu ini (ayolah, merebus ulat yang tak berdaya
dalam kepompong hidup-hidup? Pasti
ada alasannya kenapa Tuhan melarang
memakai sutera alam). Say no to animal
skin and animal based-cloth.
4. Pastikan kamu up to date untuk
mengikuti trend kalangan atas. Lihat
internet atau majalah remaja yang … ehm, nyantumin harga baju di atas lima
ratus ribuan. Cari dengan teliti apa yang
bikin harganya mahal selain merk.
Apakah itu aksesoris baju, bahan, atau
modelnya. Lalu coba cari baju yang
modelnya mirip-mirip, tapi dengan harga yang minimal seperlimanya.
5. Menjahitkan baju ke penjahit juga
merupakan opsi yang bisa dipilih.
Investasikan uangmu untuk membeli
bahan yang bagus, pilih warna yang
tidak terlihat norak.
6. Invest juga untuk membeli baju-baju
‘dasar’ yang bisa di padu padankan dengan mudah. Inget LBD yang gw
sebut di atas? Enak banget, gw bisa
padu sama celana hipster, cardigan,
kemeja putih transparan, jeans, legging,
jaket, Capri, bahkan bisa dipake buat ke
pesta dengan tambahan ikat pinggang logam bling-2 punya adik, pashmina
nyokap plus aksesoris gelang baja
keluaran pameran Inacraft.
7. Trik nomor satu dan lima berlaku juga
untuk sepatu, tas, dan aksesoris.
8. Perhiasan atau aksesoris kadang-
kadang tricky. Datangi pameran
kerajinan seperti Inacraft atau Jakarta
Fair, atau pameran apapun di kotamu
yang menggelar karya perajin lokal.
Miliki keahlian menawar yang baik, dan berkelilinglah minimal dua kali untuk
membandingkan harga. Aksesoris
seperti gelang kayu ukir atau bangles
logam bisa didapat dengan harga lebih
murah dari di mal. Same goes to pearl
necklace or gold bracelet ^^
9. Tampil rapi, bersih, wangi, dan jaga
sikap. Pakai baju rapi, jangan ikutin mode yang bikin kamu nerima pandangan jijik dari orang. Mandi dua kali sehari udah gak perlu diingetin lagi
sama nyokap. Dan bawa parfum dalam
botol kecil kemanapun kamu pergi. .
Yang pasti, mengorek hidung, buang
gas, bersendawa, mengorek gigi, sama
sekali haram dilakukan di depan umum. Anak-anak yang berasal dari kalangan
kelas atas sejak kecil dibiasakan untuk
selalu memiliki empat kriteria di atas.
10. Jangan menjadikan bintang film
sebagai role model kamu terus-terusan.
You are you. Seleb Hollywood biasanya
pake jasa konsultan fashion, dan
menurut gw sendiri, penampilan
mereka nggak senantiasa bagus-bagus amat. Dan jangan terpaku sama fashion
show Eropa melulu, Paris katanya sih
emang pusat mode, tapi jangan lupa,
fashion Jepang sama dahsyatnya.
Anak-anak kelas atas di Jakarta
berkiblat ke fashion Asia. Sayangnya di Indonesia Cuma ada satu atau dua
majalah remaja yang alirannya fashion
Asia. Itupun kadang halaman modenya
nggak menampilkan busana yang bisa
dipakai sehari-hari. Be creative with
mix and match.
11. Ngomong-2 soal kreatif, gak ada
salahnya kalo kamu bikin aksesorismu
sendiri. Lebih murah, lebih nggak
pasaran, lebih sesuai selera, dan nggak
ada yang nyamain. Kalo kamu berotak
bisnis, bisa dijadiin peluang nambah uang saku. Internet atau majalah
remaja menyediakan banyak sekali
cara-cara membuat aksesori sendiri.
12. Sesekali investasikan uangmu untuk
membeli barang bermerek yang asli.
Jangan keseringan beli barang palsu
sekalipun Kw-1, gengsinya palsu dan
nggak maksimal.
13. Kalo ditanya orang jangan bohong.
Percuma ngaku-ngaku pakai mutiara
asli kalo emang itu palsu. Orang kelas
atas bisa membedakan mana yang asli
dan palsu dari sekali lihat kilaunya. Kalo
bohongnya ketahuan, malunya tiga kali lipat dibanding mengaku sejak awal.
Ganti subjek pembicaraan kalo dirasa
sudah mengganggu.
Ok, got the point? Tampil hebat bisa kok
dengan harga hemat ^^.